Daniel Armand Lee
Daniel Armand Lee atau Lee Seon-woong (Hangul: 이선웅) atau lebih dikenal dengan nama panggung Tablo (Hangul: 타블로) adalah rapper, produser rekaman, penulis lagu, dan penulis berkebangsaan Korea kini menetap di Korea Selatan. Tablo dikenal sebagai leader dan produser dari grup hip hop veteran Korea, Epik High, sekaligus pendiri dan CEO label musik independen HIGHGRND (High Ground) yang menaungi grup musik Hyukoh. Tablo bekerja sebagai penulis lirik saat masih di sekolah menengah atas. Setelah menyelesaikan studinya, Tablo kembali ke Korea untuk mengejar karier bermusiknya meskipun bertentangan dengan keinginan orang tuanya. Pada tahun 2001, Tablo membentuk Epik High bersama DJ Tukutz dan Mithra Jin. Grup ini telah merilis 10 album studio dan satu album mini. Tablo memproduksi dan ikut menulis semua lagu dalam album tersebut. Album solonya yang berjudul Fever's End dirilis pada tahun 2011. Di luar kegiatan Epik High, Tablo adalah produser rekaman untuk penyanyi lain dan terlibat dalam beberapa proyek kolaborasi seperti Borderline, Eternal Morning, dan Anyband. Musiknya menggabungkan berbagai gaya, mulai dari trance, trip hop hingga rock.[3] Selain itu, ia juga menulis buku Pieces of You yang diterbitkan dalam bahasa Korea dan Inggris. Ia debut sebagai aktor dalam serial Nonstop (2005) dan film Fantastic Parasuicides (2007). Pada tahun 2005-2009 dan 2014-kini, Tablo membawakan program radio hariannya yang berjudul Tablo's Dreaming Radio di stasiun radio MBC FM4U.[4][5] Kehidupan dan karier1980–2003: Awal kehidupan dan karierTablo lahir di Jakarta, Indonesia pada 22 Juli 1980. Karena pekerjaan ayahnya, keluarganya harus berpindah pindah setelah dia lahir, dia pindah dibawa orangtuanya ke Jakarta, Indonesia selama 3 tahun. beberapa kali ke Swiss dan Hong Kong.[6] Saat Tablo berusia enam tahun, mereka kembali sebentar ke Korea Selatan.[7] Keluarganya pindah lagi ke Kanada saat ia berusia delapan tahun. Tablo bersekolah di St. George's Boarding School[8] di Vancouver sampai akhirnya ia dan teman sekamarnya, Nicholas Tse, dikeluarkan karena mendorong siswa yang lebih tua dari tangga.[6] Sebagai akibatnya, ia dipindahkan ke Seoul International School.[7] Tablo kemudian berkuliah di Universitas Stanford.[9][10][11] Ia menempuh pendidikan sarjana dalam bidang Bahasa Inggris dan pascasarjana dalam bidang Creative Writing secara bersamaan, dan menyelesaikan keduanya hanya dalam waktu 3,5 tahun.[10][11][12] Tablo memiliki kakak perempuan dan kakak laki-laki yang masing-masing lulus dari Universitas Cornell dan Universitas Columbia. Tablo mulai bermain piano saat berusia enam tahun, sebelum akhirnya menekuni alat musik biola yang ia mainkan selama 10 tahun.[3] Namun, ia berhenti bermain biola setelah dikeluarkan dari orkestra karena saat sedang konser, ia tiba-tiba memainkan soundtrack Jurassic Park sementara orkestra sedang memainkan Brandenburg Concerto No.3.[3] Pada tahun 1999, saat ia masih di sekolah menengah atas, Tablo menulis lirik untuk lagu Kim Gun-mo yang berjudul "Rainy Christmas". Kim Gun-mo tertarik dengannya setelah membaca sebuah puisi miliknya.[6] Selama masa mudanya, Tablo sempat mengalami depresi. Setiap kali ia menghadapi kesulitan, musik hip hop menjadi jalan keluar bagi dirinya. Sayangnya, ayahnya tidak menyetujui akan pilihan kariernya dan sebagai seorang remaja, ia acapkali lari dari rumah. Pura-pura, Tablo meminta seorang teman untuk menjalani mimpinya tersebut, namun ketika temannya meninggal karena kanker, hal ini menjadi dorongan baginya untuk masuk kembali ke industri musik dan mengejar kariernya.[13] Tablo kemudian mendaftar di Stanford, sesuai dengan keinginan keluarganya. Bahkan setelah merilis album kedua, keluarganya masih membujuk Tablo untuk kembali ke Amerika untuk masuk Sekolah Hukum.[13] Saat di Stanford, Tablo bergabung dengan suatu grup hip hop bawah tanah bernama 4n Objectz selama tiga tahun.[6] 2003–2010: Kesuksesan bersama Epik High dan Pieces of YouTablo bertemu Mithra Jin dan DJ Tukutz di kancah hip hop bawah tanah. Mereka membentuk Epik High dan di bawah pengawasan anggota Movement Crew, khususnya CB Mass (sekarang Dynamic Duo), mereka mencoba untuk merekam lagu pertama mereka bersama duo hip hop TBNY (terdiri dari Yankie dan TopBob). Namun, anggota CB Mass yang bernama Curbin diduga menggelapkan dana milik Epik High dan TBNY untuk album studio pertama mereka, sehingga hal ini menyebabkan pembubaran CB Miss (dan terbentuknya Dynamic Duo tanpa Curbin). Tablo dan Epik High akhirnya menandatangani kontrak dengan Woollim Entertainment yang saat itu fokus pada musik hip hop bawah tanah dan rock modern. Tablo secara resmi debut sebagai leader dari grup Epik High pada tahun 2003 bersama DJ Tukutz dan Mithra Jin.[6] Album pertama grup, Map of the Human Soul, dirilis pada 21 Oktober 2003. Sayangnya, musik hip hop di Korea Selatan saat itu kurang begitu populer dan album ini pun gagal secara komersial. Hal ini tidak berlangsung lama hingga dirilisnya album kedua mereka, High Society, grup ini mulai menjadi lebih terkenal. Album ketiga Epik High, Swan Songs, awalnya dimaksudkan untuk menjadi album terakhir mereka, namun saat rilis, album ini menduduki posisi nomor satu di berbagai tangga lagu dan menyapu bersih penghargaan hip hop akhir tahun.[14] Salah satu singel utama dari album ini, "Fly", dijadikan soundtrack permainan video FIFA 07. Karena banyaknya saran untuk melakukan remake lagu "Fly" dan "Paris", sebuah sampel CD dirilis di Jepang.[15] Pada tahun 2007, Epik High merilis album studio keempat mereka, Remapping the Human Soul, terjual hampir sebanyak 90.000 kopi pada bulan pertama rilis. Album ini kemudian menjadi album terlaris ketiga pada tahun 2007 di Korea Selatan.[16] Namun, banyak lagu dari album ini dilarang di beberapa saluran dan usia membeli album dibatasi menjadi 19+ karena beberapa lagu berurusan dengan isu-isu yang tidak pantas untuk pendengar di bawah umur.[17] Grup ini kemudian merilis album berikutnya, Pieces, Part One, yang juga meraih kesuksesan komersial. Pada akhir tahun 2008, Tablo menerbitkan sebuah buku berjudul Pieces of You. Walaupun cerita aslinya ditulis dalam bahasa Inggris, buku ini pertama kali diterbitkan dalam bahasa Korea. Terjemahan Korea terjual sebanyak 50.000 kopi dalam minggu pertama dan menduduki posisi puncak daftar buku terlaris di Korea.[18] Versi bahasa Inggris dirilis pada Februari 2009 dan cukup sukses. Buku ini memperoleh sambutan positif dari para kritikus.[19] Setelah kontrak grup ini dengan Woolim Entertainment berakhir pada tahun 2008, Tablo bersama anggota grupnya mendirikan label independen mereka sendiri yang diberi nama Map the Soul dan mereka merilis album dengan nama yang sama.[20] Melalui label independen mereka, grup ini merilis dua album lagi: [e] pada tahun 2009 dan Epilogue pada tahun 2010.[21][22] Dalam wawancaranya bersama HiphopLE pada November 2013, Tablo mengungkapkan alasan tutupnya label Map the Soul karena salah satu anggota eksekutif Map the Soul telah menggelapkan dana label ini.[23] 2010–2011: Hiatus bermusik dan kontroversi StanfordPada tahun 2010, diumumkan bahwa Epik High akan hiatus setelah DJ Tukutz mendaftar pelayanan wajib militernya, sementara Tablo dan Mithra akan bersolo karier hingga DJ Tukutz kembali. Namun pada pertengahan 2010, setelah adanya tuduhan oleh sepupu Tablo sendiri yang bernama Seungmin Cho (pemilik Invent Captur LLC) yang juga berkuliah di Stanford,[24] sekelompok pemakai internet menimbulkan keraguan tentang latar belakang akademik Tablo yang mengambil jurusan Sastra Inggris di Universitas Stanford.[10][11] Diawali dengan munculnya sebuah forum online dengan judul "Kami Meminta Kebenaran dari Tablo" (We Request The Truth from Tablo; Hangul: 타블로에게 진실을 요구합니다; atau lebih dikenal dengan akronim "Tajinyo", Hangul: 타진요) yang menyatakan bahwa Tablo tidak mungkin lulus dari Universitas Stanford dengan gelar sarjana dan gelar master hanya dalam waktu 3,5 tahun.[25][26][10] Pada Juni 2010, salah satu pengelola forum tersebut yang menggunakan nama whatbecomes mengklaim bahwa catatan akademis Tablo tersebut "tidak masuk akal" dan bahkan menuduh Tablo mencuri identitas seseorang, merekayasa surat-surat serta memalsukan paspor, ijazah, dan transkrip nilai. Tuduhan-tuduhan itu disertai dengan bukti-bukti pendukung yang disediakan. Meskipun Tablo merilis transkip resmi dan dokumen legal lainnya secara online, banyak pengguna internet yang menolak untuk percaya dan meminta dokumen lainnya seperti berkas imigrasi untuk dirilis.[27][28] Tuduhan pemalsuan Tablo tersebut menjadi salah satu berita terpanas di Korea. Tablo mengunjungi Universitas Stanford pada akhir Agustus untuk menyanggah tuduhan ini dan membuktikan keabsahan latar belakang akademisnya. Kru kamera TV mengikutinya ke kantor registrar dan petugas pun mencetak ulang transkrip Tablo dan mencocokkan namanya dengan nama yang tertera di paspor, transkrip dan ijazah yang dibawa olehnya.[10][11] Rekaman dokumenter tersebut ditayangkan menjadi dua bagian: "Tablo Goes to Stanford" dan "Tablo and South Korea Online" yang ditayangkan pada 1 dan 8 Oktober 2010 oleh stasiun TV MBC. Meskipun rekaman dokumenter dan bukti administrasi Stanford jelas berpihak kepada Tablo,[10][11] jumlah anggota "We Demand the Truth from Tablo" meningkat menjadi 190.000 dalam beberapa hari, dan banyak yang menolak untuk percaya pada Tablo atau rekaman dokumenter tersebut. Tablo dan anggota keluarganya menerima teror dan ancaman kematian, ia pun takut untuk keluar rumah.[29] Tablo akhirnya meninggalkan Woollim Entertainment selama insiden Tajinyo, dan tidak ingin ikut membahayakan baik agensi maupun Infinite yang baru saja debut saat kontroversi terjadi.[30] Pada 9 Oktober, kepolisian mengkonfirmasi bahwa Tablo memang benar lulusan Stanford, setelah memeriksa klaim-klaim atas riwayat pendidikannya. Polisi memeriksa berbagai dokumen bahkan meminta informasi lebih lanjut dari Universitas Stanford sebelum akhirnya mengeluarkan keputusan bahwa Tablo terbukti benar.[11] Polisi Korea Selatan mengajukan surat perintah penangkapan para tersangka dan memberikan peringatan atas tindakan kriminal yang mereka lakukan. Bersama Interpol, kepolisian mengeluarkan sebuah surat perintah internasional untuk menangkap whatbecomes yang ternyata terungkap sebagai Eungsuk Kim, seorang pria berusia 57 tahun berkebangsaan Korea-Amerika yang tinggal di Amerika Serikat.[11][29] Selain itu, 22 anggota forum lainnya menerima panggilan untuk menjalani interogasi atas pencemaran nama baik. Forum Tajinyo akhirnya ditutup segera setelah Naver mengikuti hasil investigasi dan juga mengungkap bahwa whatbecomes telah melakukan kecurangan dengan menggunakan ID seorang temannya untuk membuat situs web dan melanggar ketentuan layanan Naver. Meski begitu, banyak anggota forum Tajinyo bergabung dalam komunitas online lain yang disebut “We Demand the Truth from Tablo 2” (Hangul: 타블로에게 진실을 요구합니다2) atau Tajinyo-i (Hangul: 타진요 2) dengan keanggotaan mencapai 33.000 netizen.[31] 2011-kini: Kembali bermusik, karier solo dan comeback Epik HighPada 27 September 2011, YG Entertainment mengumumkan bahwa Tablo akan menandatangani kontrak 4 tahun dengan mereka dan album solo pertamanya akan dirilis pada 1 November.[32] Walaupun Tablo dikontrak sebagai penyanyi solo di bawah YG Entertainment, ia menyatakan bahwa hal ini bukan berarti Epik High bubar atau anggota lainnya akan menandatangani kontrak dengan YG juga sebagai sebuah grup.[33] Pada 14 Oktober, Tablo merilis lagu "Airbag" dari album terbarunya.[34] Pada 21 Oktober, YG mengumumkan bahwa album baru yang berjudul Fever's End (Hangul: 열꽃) akan dirilis menjadi dua bagian. Bagian pertama dirilis bersamaan dengan dirilisnya pengumuman tersebut dan bagian kedua dirilis pada tanggal yang telah direncanakan sebelumnya, 1 November.[35] Pada 27 September 2012, YG mengumumkan melalui blognya bahwa Epik High akan melakukan comeback pada Oktober 212 setelah hiatus selama tiga tahun sebagai grup.[36] Singel pertama mereka, "춥다" ("It's Cold") menampilkan finalis dari ajang pencariam bakat SBS K-pop Star, Lee Hi, dan dirilis pada 9 Oktober. Sementara album comeback mereka yang berjudul 99 dirilis pada 19 Oktober. Pada 30 Desember 2012, selama SBS Gayo Daejun, Tablo bergabung bersama Mithra Jin, Dynamic Duo dan Simon D untuk Cypher 2012, sebuah remix dari lagu hip hop populer tahun itu. Pada Oktober 2013, Tablo bergabung dengan acara varietas saluran KBS, The Return of Superman, bersama putrinya, Haru.[37] Pada Maret 2014, Tablo dan grupnya berkolaborasi dengan penyanyi wanita Tiongkok, Zhou Bichang.[38] Pada 21 April 2014, Tablo kembali sebagai DJ radio.[39] Program radionya berjudul Tablo's Dreaming Radio. Ia dulu juga DJ untuk program yang sama hingga tahun 2009. Pada 18 Oktober 2014, Epik High merilis video musik untuk "Born Hater", setelah ditunda oleh YG akibat tragedi Pangyo Techno Valley Festival.[40] Lagu ini berasal dari album kedelapan mereka, SHOEBOX, dan menampilkan banyak sekali seniman hip hop, seperti Beenzino, Verbal Jint, Song Min-ho dari grup WINNER, serta B.I dan Bobby dari grup iKON.[41] Kehidupan pribadiTablo menikah dengan aktris Korea Kang Hye-jung pada 26 Oktober 2009.[42] Putri mereka, Haru, lahir pada 2 Mei 2010.[43] DiskografiAlbum mini
SingelSebagai penyanyi utama
Kolaborasi
Ikut tampil
Lagu yang dibuat
FilmografiFilm
Televisi
Video musik
Referensi
Pranala luarWikimedia Commons memiliki media mengenai Tablo.
|
Portal di Ensiklopedia Dunia