Shimoneta to Iu Gainen ga Sonzai Shinai Taikutsu na Sekai
Shimoneta to Iu Gainen ga Sonzai Shinai Taikutsu na Sekai (Jepang: 下ネタという概念が存在しない退屈な世界 ), yang disingkat secara resmi menjadi Shimoseka (下セカ ) di Jepang, dan telah dirilis dalam bahasa Inggris dengan judul Shimoneta: A Boring World Where the Concept of Dirty Jokes Doesn't Exist, adalah sebuah seri novel ringan yang ditulis oleh Hirotaka Akagi dan diilustrasikan oleh Eito Shimotsuki. Shogakukan telah menerbitkan sembilan volume sejak bulan Juli 2012 melalui subdivisi penerbitan Gagaga Bunko milik mereka. Sebuah adaptasi manga berjudul Shimoneta to Iu Gainen ga Sonzai Shinai Taikutsu na Sekai: Man**-hen[n 1] (下ネタという概念が存在しない退屈な世界 マン●篇 ) dengan gambar karya N' Yuzuki mulai dimuat dalam majalah manga shōnen Monthly Comic Blade milik Mag Garden sejak bulan Mei 2014. Sebuah adaptasi anime yang diproduksi oleh J.C.Staff tayang sejak bulan Juli hingga September 2015. Shimoneta (下ネタ ) adalah kata bahasa Jepang untuk "kata slang" atau "lawakan kotor", "lawakan biru," dan "topik erotis". PlotPada masa depan distopia, pemerintah Jepang menindak kegiatan apa pun yang dianggap tidak bermoral, seperti menggunakan bahasa yang agak bersifat vulgar hingga mendistribusikan material mesum di negara itu, ke titik pada saat semua warga dipaksa untuk memakai perangkat berteknologi tinggi yang disebut Peace Makers (PM) yang setiap waktu mampu menganalisis setiap kata yang diucapkan seseorang, dan gerakan tangan untuk setiap tindakan yang bisa melanggar hukum. Seorang siswa baru sekolah menengah atas bernama Tanukichi Okuma memasuki "sekolah moral publik" elit yang terkemuka di negara itu agar bisa bersama dengan perempuan yang disukainya sekaligus Ketua OSIS, Anna Nishikinomiya. Namun, Tanukichi dengan segera terjebak dengan teroris yang dijuluki "Blue Snow" ("Tundra's Blue" dalam beberapa terjemahan) ketika dia menculik dan memaksanya untuk bergabung dengan organisasinya, "SOX," demi menciptakan dan menyebarkan material berunsur pornografi di seluruh kota sebagai bentuk protes terhadap peraturan yang berlaku. CatatanReferensi
Pranala luar
|
Portal di Ensiklopedia Dunia