Perpustakaan Nasional Korea
Perpustakaan Nasional Korea menempati 1 gedung utama dan 2 gedung paviliun. Gedung utama berlantai 8 termasuk 1 lantai bawah tanah. Dua gedung paviliun dipakai sebagai Institut Pelatihan Pustakawan dan ruang penyimpanan. Gedung Institut Pelatihan Pustakawan terdiri dari 3 lantai berikut 1 lantai bawah tanah, sementara gedung paviliun untuk ruang penyimpanan terdiri dari 6 lantai termasuk 4 lantai bawah tanah. SejarahPerpustakaan ini awalnya berada di kawasan Sogong-dong, Jung-gu, namun dipindah ke kawasan Namsan-dong pada 2 Desember 1974. Selanjutnya, perpustakaan menempati gedung baru di lokasi yang sekarang di Banpo-dong, Seocho-gu sejak 28 Mei 1988. Pada 29 September 1957, perpustakaan cabang yang pertama dibuka di Ahyun-dong, Mapo-gu, Seoul. Sekolah perpustakaan yang dikelola Perpustakaan Nasional Korea dibuka pada tanggal 1 April 1946. Perpustakaan ini menjadi perpustakaan deposit yang mengumpulkan semua terbitan yang diterbitkan di Korea Selatan sejak berlakunya undang-undang wajib simpan, 26 Maret 1965.[3] Kementerian Pendidikan menyerahkan pengelolaan perpustakaan nasional kepada Kementerian Kebudayaan setelah mulai berlakunya Undang-Undang Promosi Perpustakaan, 8 April 1991.[3] KoleksiKoleksi perpustakaan terdiri lebih dari 6,5 juta dokumen, termasuk 260 ribu naskah dan peta kuno. Sejumlah 3.171 dokumen dari 867 volume di antaranya merupakan terbitan dari sebelum abad ke-17.[4] Perpustakaan ini juga menyimpan Sipchilsachangogeumtongyo (volume 17) yang telah ditetapkan sebagai Harta Nasional Korea Selatan[5] Klasifikasi Desimal Korea (KDC) edisi 4 dipakai untuk menyusun buku terbitan dalam negeri, buku berbahasa Jepang/Cina, dan bahan nonbuku. Buku dan naskah kuno disusun menurut Klasifikasi Desimal Korea versi Park Bong Seok. Sementara itu, bahan pustaka dari Barat disusun menurut Klasifikasi Desimal Dewey (DDC) edisi 21.[6] Referensi
Pranala luar
|