Kota Kisaran Barat, Asahan
Batas wilayahKecamatan Kisaran Barat memiliki batas wilayah sebagai berikut:
DemografiSuku bangsaPenduduk Kisaran Barat terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, ras dan adat istiadat (SARA), yang menciptakan berbagai budaya berbaur, dengan mayoritas Jawa dan Batak. Suku Batak sebagian besar adalah Batak Angkola, Toba, dan Mandailing, dan sebagian Simalungun, Karo dan Pakpak.[3] Berikut adalah daftar banyaknya penduduk Kota Kisaran Barat berdasarkan suku bangsa, pada tahun 2010:[3]
Catatan: Suku lainnya, sebagian besar adalah Tionghoa, dan suku lain seperi Nias, Sunda dan lain-lain. AgamaKeragaman suku bangsa di Kisaran Barat juga memengaruhi perbedaan agama yang dianut. Berdasarkan Sensus Penduduk Indonesia 2010, mayoritas warga Kisaran Barat menganut agama Islam.[4][5] Adapun persentasi penduduk Kisaran Barat menurut agama yang dianut yakni Islam sebanyak 83,74%, kemudian Kristen sebanyak 7,79% yang mana Protestan sebanyak 7,22% dan selebihnya Katolik sebanyak 0,57%. Penduduk yang beragama Buddha sebanyak 7,24%, kemudian Hindu sebanyak 0,13% dan lainnya 1,10%.[4] Sementara untuk sarana rumah ibadah di Kisaran Barat pada tahun 2021, terdapat 38 masjid, 32 musala, 14 gereja Protestan, dan 7 vihara.[2] Pranala luar
Referensi
|
Portal di Ensiklopedia Dunia